Jumat, 25 Desember 2015

kebudayaan dan culture

Kebudayaan
            Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa sanskerta yakni buddhayah, yaitu merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal). Diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
            Dalam bahasa inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata latin colere, yakni mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.
            Kebudayaan sebagai penciptaan, penerbitan dan pengolahan nilai-nilai insani. Tercakup di dalamnya usaha membudayakan bahan alam mentah serta hasilnya. Di dalam bahan alam, alam diri dan alam lingkungannya baik fisik maupun sosial, nilai-nilai diidentifkasikan dan dikembangkan sehingga sempurna. Membudayakan alam, memanusiakan manusia, menyempurnakan hubungan keinsanian  merupakan  kesatuan  tak terpisahkan  (dalam Pelly dan Menanti, 1994: 22).

I. Definisi budaya
            Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari berbagai unsur, dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari diri manusia, sehingga banyak orang yang cenderung menganggap bahwa budaya diwariskan secara genetis.
            Budaya merupakan suatu pola menyeluruh, bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Aspek budaya tidak sedikit juga menentukan perilaku manusia dalam berkomunikasi.

II. Pengertian Kebudayaan
            Pengertian kebudayaan menurut para ahli :
         Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri (Cultural-Determinism)
         Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain (Superorganic)
         Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat
         Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat
         Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat

III. Perwujudan Kebudayaan
            Perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya , berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata seperti pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain yang semuanya di tunjukkan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat. Wujud kebudayaan menurut (Koentjaraningrat, 2003) :
* Benda-benda fisik;
* Kebudayaan sebagai sistem tingkah laku dan tindakan yang berpola;
* Kebudayaan sebagai gagasan; 
* Kebudayaan sebagai sistem gagasan yang ideologis

Wujud kebudayaan lainnya :
1. Wujud Ideal, yaitu berupa sesuatu yang abstrak yang tidak bisa disentuh, diraba ataupun diobservasi, karena terletak dalam pikiran manusia, seperti ide, gagasan dan pemikiran.

2. Wujud Tindakan atau prilaku, yaitu yang membahasa mengenai tingkah pola tindakan dari manusia itu sendiri, hal ini berhubungan dengan aktivitas manusia dalam melakukan interaksi, hubungan, bergaul dengan orang lain yang berlangsung dari detik demi detik, minggu demi minggu bahkan berlangsung tahun demi tahun. Adanya interaksi ini kemudian menimbulkan tata nilai yang mempengaruhi dan mengatur tingkah dan pola manusia dalam melakukan interaksi sehingga dapat menimbulkan sebuah budaya dalam pergaulan.

3. Wujud Material, yaitu berupa hasil atau kebdayaan fisik dari adanya wuud diatas, wujud ideal membangun pandangan hidup , wujud tindakan mengatur aktivitas hidup yang selanjutnya dapat menghasilkan buday-budaya material yang hasilnya dapat dilihat, dirasa dan dinikmati.
           
IV. Beberapa Teori Kebudayaan Menurut Para Ahli
E.B. Tylor (1871)
            Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadat dan lain kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Dengan lain perkataan, kebudayaan mencakup kesemuanya yang didapatkan atau dipelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Kebudayaan terdiri dari segala sesuatu yang dipelajari dari pola-pola perilaku yang normatif. Artinya, mencakup segala cara-cara atau pola-pola berpikir, merasakan dan bertindak (dalam Sukanto  172-173)
Sutan Takdir Alisyahbana
            Mengatakan bahwa Kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir, hal ini amat luas apa yang disebut kebudayaan sebab semua laku dan perbuatan tercakup didalamnya, dan dapat diungkapkan pada basis dan cara berpikir, perasaan juga maksud pikiran.
Koentjaraningrat
            Kebudayaan adalah seluruh sistem gagasan dan rasa, tindakan, serta karya yang dihasilkan manusia dalam kehldupan bermasyarakat, yang dijadikan miliknya dengan belajar. (Koentjaraningrat. 2003:72)

A. L  Krober dan C. Kluckhohn
            Kebudayaan adalah menifestasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas – luasnya.
Tujuh untnsur kebudayaan menurut Kluckhohn :
1.         Bahasa
2.         Sistem pengetahuan
3.         Organisasi sosial
4.         Sistem peralatan hidup dan teknologi
5.         Sistem mata  pencarian  hidup
6.         Sistem  religi
7.         Kesenian

C. A. Van Peursen
            Kebudayaan diartikan sebagai menifestasi kehidupan setiap orang dan kehidupan setiap kelompok orang – orang, berlainan dengan hewan – hewannya, maka manusia tidak hidup begitu saja ditengah alam , melainkan selalu mengubah alam.

Ralph Linton (1839-1953)
* Seorang Antropolog Amerika Ralph Linton (1839-1953) memberikan definisi mengenai kebudayaan yaitu “ Man’s social heredi “ yang artinya sifat social yang dimiliki oleh manusia secara turun temurun
* Ralph Linton juga mendefinisikan kebudayaan adalah " the culture background of personality " konfigurasi dari tingkah laku dan hasil dari perilaku tersebut, yang kemudian unsure-unsur pembentukannya didukung serta diteruskan oleh kelompok masyarakat tertentu

Culture
Culture, berasal dari kata Latin colere yang artinya "mengolah", "mengerjakan", berhubungan dengan tanah atau bertani, hampir sama dengan kebudayaan. Menurut Koentjaraningrat (2003), kultur adalah segala daya upaya serta tindakan manusia untuk mengolah tanah dan mengubah alam.
Peradaban
Menurut kamus besar bahasa Indonesia :
  1. Kemajuan (kecerdasan, kebudayaan) lahir batin: bangsa-bangsa di dunia ini tidak sama tingkatnya.
  2. Hal yg menyangkut sopan santun, budi bahasa, dan kebudayaan suatu bangsa
Menurut Toynbee (sejarawan) :
Sebuah peradaban tidak berakar pada faktor ras atau lingkungan geografis, tetapi bergantung pada dua kombinasi kondisi, yaitu adanya minoritas kreatif dan lingkungan yang sesuai.

Hubungan antara kebudayaan dan peradaban
Kebudayaan diciptakan dan diproses oleh manusia untuk manusia. Jadi kebudayaan itu merupakan hasil karya manusia. Sedangkan peradaban merupakan hasil dari kebudayaan tersebut terhadap perilaku dan kebiasaan manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar