Kebudayaan
Budaya atau kebudayaan berasal dari
bahasa sanskerta yakni buddhayah, yaitu merupakan bentuk jamak dari buddhi
(budi atau akal). Diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal
manusia.
Dalam bahasa inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata
latin colere, yakni mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga
sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang
diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.
Kebudayaan sebagai penciptaan, penerbitan dan pengolahan nilai-nilai insani.
Tercakup di dalamnya usaha membudayakan bahan alam mentah serta hasilnya. Di
dalam bahan alam, alam diri dan alam lingkungannya baik fisik maupun sosial,
nilai-nilai diidentifkasikan dan dikembangkan sehingga sempurna.
Membudayakan alam, memanusiakan manusia, menyempurnakan hubungan
keinsanian merupakan kesatuan tak terpisahkan (dalam
Pelly dan Menanti, 1994: 22).
I. Definisi budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang
berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok dan diwariskan dari
generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari berbagai unsur, dan merupakan
bagian yang tak terpisahkan dari diri manusia, sehingga banyak orang yang
cenderung menganggap bahwa budaya diwariskan secara genetis.
Budaya merupakan suatu pola menyeluruh, bersifat kompleks, abstrak, dan luas.
Aspek budaya tidak sedikit juga menentukan perilaku manusia dalam
berkomunikasi.
II. Pengertian Kebudayaan
Pengertian kebudayaan menurut para ahli
:
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J.
Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang
terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh
masyarakat itu sendiri (Cultural-Determinism)
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari
satu generasi ke generasi yang lain (Superorganic)
Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai
sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur
sosial, religius, dan lain-lain tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan
artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang
kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian,
moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat
seseorang sebagai anggota masyarakat
Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil
karya, rasa, dan cipta masyarakat
III. Perwujudan Kebudayaan
Perwujudan kebudayaan adalah benda-benda
yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya , berupa perilaku
dan benda-benda yang bersifat nyata seperti pola perilaku, bahasa, peralatan
hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain yang semuanya di
tunjukkan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Wujud kebudayaan menurut (Koentjaraningrat, 2003) :
* Benda-benda fisik;
* Kebudayaan sebagai sistem
tingkah laku dan tindakan yang berpola;
* Kebudayaan sebagai
gagasan;
* Kebudayaan sebagai sistem
gagasan yang ideologis
Wujud kebudayaan lainnya :
1. Wujud Ideal, yaitu berupa
sesuatu yang abstrak yang tidak bisa disentuh, diraba ataupun diobservasi,
karena terletak dalam pikiran manusia, seperti ide, gagasan dan pemikiran.
2. Wujud Tindakan atau prilaku,
yaitu yang membahasa mengenai tingkah pola tindakan dari manusia itu sendiri,
hal ini berhubungan dengan aktivitas manusia dalam melakukan interaksi,
hubungan, bergaul dengan orang lain yang berlangsung dari detik demi detik,
minggu demi minggu bahkan berlangsung tahun demi tahun. Adanya interaksi ini
kemudian menimbulkan tata nilai yang mempengaruhi dan mengatur tingkah dan pola
manusia dalam melakukan interaksi sehingga dapat menimbulkan sebuah budaya
dalam pergaulan.
3. Wujud Material, yaitu berupa
hasil atau kebdayaan fisik dari adanya wuud diatas, wujud ideal membangun
pandangan hidup , wujud tindakan mengatur aktivitas hidup yang selanjutnya
dapat menghasilkan buday-budaya material yang hasilnya dapat dilihat, dirasa
dan dinikmati.
IV. Beberapa Teori Kebudayaan
Menurut Para Ahli
E.B. Tylor (1871)
Kebudayaan
adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum,
adat-istiadat dan lain kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang
didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Dengan lain perkataan,
kebudayaan mencakup kesemuanya yang didapatkan atau dipelajari oleh manusia
sebagai anggota masyarakat. Kebudayaan terdiri dari segala sesuatu yang
dipelajari dari pola-pola perilaku yang normatif. Artinya, mencakup segala
cara-cara atau pola-pola berpikir, merasakan dan bertindak (dalam Sukanto
172-173)
Sutan Takdir Alisyahbana
Mengatakan bahwa Kebudayaan adalah
manifestasi dari cara berpikir, hal ini amat luas apa yang disebut kebudayaan
sebab semua laku dan perbuatan tercakup didalamnya, dan dapat diungkapkan pada
basis dan cara berpikir, perasaan juga maksud pikiran.
Koentjaraningrat
Kebudayaan
adalah seluruh sistem gagasan dan rasa, tindakan, serta karya yang dihasilkan
manusia dalam kehldupan bermasyarakat, yang dijadikan miliknya dengan belajar.
(Koentjaraningrat. 2003:72)
A. L Krober dan C.
Kluckhohn
Kebudayaan adalah menifestasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti
seluas – luasnya.
Tujuh untnsur kebudayaan menurut
Kluckhohn :
1.
Bahasa
2.
Sistem pengetahuan
3.
Organisasi sosial
4.
Sistem peralatan hidup dan teknologi
5.
Sistem mata pencarian hidup
6.
Sistem religi
7.
Kesenian
C. A. Van Peursen
Kebudayaan diartikan sebagai menifestasi kehidupan setiap orang dan kehidupan
setiap kelompok orang – orang, berlainan dengan hewan – hewannya, maka manusia
tidak hidup begitu saja ditengah alam , melainkan selalu mengubah alam.
Ralph Linton (1839-1953)
* Seorang Antropolog Amerika
Ralph Linton (1839-1953) memberikan definisi mengenai kebudayaan yaitu “ Man’s
social heredi “ yang artinya sifat social yang dimiliki oleh manusia secara
turun temurun
* Ralph Linton juga
mendefinisikan kebudayaan adalah " the culture background of
personality " konfigurasi dari tingkah laku dan hasil dari perilaku
tersebut, yang kemudian unsure-unsur pembentukannya didukung serta diteruskan
oleh kelompok masyarakat tertentu
Culture
Culture, berasal dari kata
Latin colere yang artinya "mengolah", "mengerjakan",
berhubungan dengan tanah atau bertani, hampir sama dengan kebudayaan. Menurut
Koentjaraningrat (2003), kultur adalah segala daya upaya serta tindakan manusia
untuk mengolah tanah dan mengubah alam.
Peradaban
Menurut kamus besar bahasa
Indonesia :
- Kemajuan (kecerdasan,
kebudayaan) lahir batin: bangsa-bangsa di dunia ini tidak sama tingkatnya.
- Hal yg menyangkut
sopan santun, budi bahasa, dan kebudayaan suatu bangsa
Menurut Toynbee (sejarawan) :
Sebuah peradaban tidak berakar
pada faktor ras atau lingkungan geografis, tetapi bergantung pada dua kombinasi
kondisi, yaitu adanya minoritas kreatif dan lingkungan yang sesuai.
Hubungan antara kebudayaan dan
peradaban
Kebudayaan diciptakan dan diproses oleh manusia untuk manusia. Jadi
kebudayaan itu merupakan hasil karya manusia. Sedangkan peradaban merupakan
hasil dari kebudayaan tersebut terhadap perilaku dan kebiasaan manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar