Terdapat beberapa pendapat dari para tokoh, antara
lain yaitu pengungkapan pendapat oleh Mulyadi (2007: 337), ia menyatakan bahwa:
“kinerja adalah keberhasilan personel, tim, atau unit organisasi dalam mewujudkan
sasaran strategi dengan perilaku yang diharapkan”. Pendapat lain mengenai definisi
kinerja juga diungkapkan oleh Indra Bastian (2006: 274) bahwa: Kinerja adalah
gambaran pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan dalam mewujudkan sasaran, tujuan,
misi, dan visi organisasi. Secara umum, kinerja merupakan pencapaian prestasi
oleh organisasi dalam periode tertentu.
Pengukuran kinerja sebuah perusahaan, terdapat
beberapa istilah, antara lain yaitu pengukuran kinerja (performance
measurement), ukuran kinerja (performance measure), metrik kinerja (performance
metric). Istilah-istilah tersebut seringkali digunakan secara bergantian, untuk
menghindarkan kerancuan pemahaman diantara istilah-istilah tersebut, maka perlu
diberikan penjelasan mengenai masing-masing perbedaannya. Pengukuran kinerja
dapat didefinisikan sebagai proses pengkuantifikasian efisiensi dan efektivitas
dari tindakan yang lalu. Ukuran kinerja dapat didefinisikan sebagai sebuah
parameter untuk mengkuantifikasi efisiensi dan efektivitas dari tindakan masa
lalu. Metrik kinerja adalah definisi dari cakupan, isi dan bagian-bagian
komponen dari sebuah ukuran kinerja yang berbasis luas (Neely, 2002: xiv).